Jaringan Lelet saat Bupati Isi Data SP 2020

Bupati Muharram mengisi data Sensus Penduduk melalui laman sensus.bps.go.id, Kamis (27/2). (ZuhrieDisway)

Tanjung Redeb, Disway – Bupati Berau Muharram mengisi data Sensus Penduduk (SP) 2020 melalui laman sensus.bps.go.id, Kamis (27/2).

“Meski agak sedikit lelet jaringanya, tetapi bisa diakses. Mungkin karena banyak yang login jadi agak lelet. Tetapi ini bukan alasan untuk tidak mengikuti sensus. Bagi yang sibuk wajib ikuti sensus online,” ujar Muharram.

Sensus dalam jaringan (daring) atau online, menurut Muharram, sangat memudahkan masyarakat. Sebab, cukup mengakses laman sensus.bps.go.id, selanjutnya mengikuti langkah-langkah pengisian yang telah ditentukan.

Dengan melakukan sensus online, akan membantu petugas, karena masyarakat yang sudah melakukan sensus online tidak lagi mengikuti sensus wawancara yang akan berlangsung pada 1-31 Juli mendatang.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk mengisi data sensus penduduk secara online. Terutama kepada seluruh perangkat pemerintahan untuk menjadi pioneer atau contoh dalam melakukan pengisian data Sensus Penduduk secara online ini,” ujarnya.

Proses sensus online yaitu, persiapkan dokumen kependudukan seperti kartu keluarga, KTP, serta akta nikah/cerai. Selanjutnya akses laman sensus.bps.go.id dan masukan nomor induk kependudukan (NIK), serta nomor kartu keluarga. Klik kotak kosong pada captcha lalu klik cek keberadaan.

Jika baru pertama kali melakukan akses SP online, maka buatlah kata sandi dan pilih pertanyaan yang paling sesuai, lalu klik buat password. Masukan kata sandi yang telah dibuat dan klik masuk. Bacalah panduan awal mengenai pengisian SP online lalu klik mulai mengisi. Pilih bahasa yang dikuasai, ikuti petunjuk dan jawab semua pertanyaan dengan benar. Setelah selesai, klik tombol kirim dan selanjutnya unduh atau kirimkan bukti pengisian pada email dengan terlebih dahulu mengisikan alamat email.

Kepala BPS Berau Bahramsyah menjelaskan, di Berau ada 67 ribu kepala keluarga yang akan mengikuti Sensus Penduduk. Dari jumlah tersebut, ditargetkan sebanyak 6.326 kepala keluarga melakukan pengisian Sensus Penduduk secara online. Sementara, hingga saat ini baru tercatat sekitar 475 kepala keluarga yang sudah mengakses Sensus Penduduk online.

“Kami berharap ini dapat terus bertambah, dan harapannya bisa melebihi dari target yang ditetapkan,” ujarnya. */ZUH/REY

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*