Siap Dialiri Listrik

TANJUNG SELOR, DISWAY – Harapan masyarakat di sejumlah desa di Kaltara akan bisa mendapatkan fasilitas listrik, segera diwujudkan. Jaringan yang terbangun diperiksa, dan siap dialiri listrik.

Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie mengatakan, melalui komunikasi dan koordinasi yang instensif dengan pihak PLN,

baik di wilayah maupun pusat, akhirnya harapan masyarakat di sejumlah desa di Kaltara akan bisa mendapatkan fasilitas listrik.

Sesuai komitmen dari PLN, katanya, tahun ini listrik di 11 desa di Kaltara yang selama ini sudah terbangun jaringannya, akan diaktifkan. Disebutkan, dari 11 desa ini, tujuh di Nunukan, yaitu di Kecamatan Sebuku dan Sembakung, serta empat desa di Kabupaten Bulungan. Dengan jumlah 1.234 kepala keluarga (KK).

“Sesuai informasi Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltara yang selalu komunikasi dengan PLN. Saat ini, pihak PLN sudah memeriksa jaringan yang terbangun. Dan sudah siap dialiri listrik. Untuk itu, kami harap masyarakat ikut mendukung. Salah satunya dengan menjaga jaringan yang sudah terpasang,“ ungkap Irianto.

Dikatakan, tujuh desa di Nunukan yang akan diaktifkan jaringan listriknya, adalah di Desa Tetaban, Desa Melasu Baru, Bebanas, Desa Lulu, Desa Sujau, Tujung, dan Mankbungkul. “Untuk jaringan listriknya sudah lama dibangun, ditargetkan PLN pertengahan tahun ini sudah dapat beroperasi atau sudah aktif, “ ujarnya.

Mendampingi Gubernur, Kepala Dinas ESDM Kaltara Ferdy Manurun Tanduklangi menjelaskan, untuk melayani masyarakat di 7 desa di Sebuku dan Sembakung, dibutuhkan listrik atau beban puncaknya 1.066 kilowatt (KW) atau 1,06 megawatt (MW). Listrik yang akan dialirkan nanti bersumber dari pembangkit di sistem PLN Sekikilan Sebuku.

Saat ini, kapasitas pembangkit di sistem Sekikilan 1.150 MW. Untuk memenuhi semua kebutuhan masyarakat, termasuk pemasangan baru di 7 desa ini akan ditambah 2 unit mesin dengan kapasitas 2 x 1 MW atau 2000 KW.

“Mesin ini ditargetkan sampai di Sekikilan pada minggu ke-empat April. Selanjutnya proses pemasangan, dan ditargetkan akan beroperasi dalam minggu kedua Mei 2020. Dengan adanya penambahan kapasitas pembangkit listrik ini, bahkan bukan hanya di 7 desa itu. Kemungkinan bisa juga menjangkau ke Desa Balatikon yang selama ini juga belum terlayani listrik,“ ujar Ferdy menambahkan, seperti dirilis Humas Pemprov Kaltara.

Sementara untuk 4 desa di Bulungan, yaitu di Desa Baratan dan Merukau Kecamatan Tanjung Palas Barat, serta Desa Long Lembu, dan Desa Long Tungu di Kecamatan Peso Hilir ditargetkan sudah bisa menikmati listrik 24 jam pada Mei 2020 ini.

Sebelumnya, di empat desa ini, termasuk di Long Beluah dan sekitarnya hanya bisa menikmati listrik 12 jam. Dengan terhubungnya jaringan listrik ke Tanjung Selor, nantinya akan menyala 24 jam.

“Ditargetkan minggu pertama Mei 2020 ini, jaringan dari Tanjung Selor hingga Long Tungu sudah teraliri listrik. Sumbernya dari sistem PLTMG Gunung Seriang,“ kata Ferdy.

Dengan telah aktifnya jaringan dari Tanjung Selor, nantinya pembangkit sistem Unit Listrik Desa (ULD) yang ada di Desa Mara dan Long Beluah akan dimatikan
Sementara lewat whatsapp yang dikirimkan Kepala Desa (Kades) Tetaban, Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan, Jonni kepada Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie, berisi ucapatan terima kasih. “Terima Kasih Pak Gubernur atas mediasinya lewat Kepala Dinas ESDM Kaltara, terima kasih Pak… Sehingga ada titik terangnya dalam percepatan penerangan PLN di 5 desa di Kecamatan Sebuku. Bapak sangat berjasa bagi kami Desa Tetaban, Melasu Baru, Bebanas, Lulu, dan Sujau. Dengan saya Jonni, Kades Tetaban.”

Pesan disampaikan Jonni, menyusul akan segera terealisasinya pemasangan listrik di lima desa di kecamatan Sebuku. Jonni mengaku, sejak bertahun-tahun warga di lima desa itu berharap bisa menikmati fasilitas listrik. Dan baru tahun ini mendapatkan kabar bahagia, setelah sudah ada kepastian dari PT PLN (persero) untuk berkomitmen untuk segera menyalakan. (*)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*