KKMSB Minta Pelaku Ditindak Tegas

Sabri Sanusi

TANJUNG REDEB, DISWAY – Penganiayaan di Nabire, Papua yang berakibat meninggalnya seorang sopir truk, Minggu (23/2) lalu, dikecam pengurus Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB) Berau.

Ketua DPC KKMSB Berau Sabri Sanusi mengatakan, informasi yang diperolehnya, korban tidak seperti yang ditudingkan warga setempat. Sebelum kejadian, kata dia, korban dari pedalaman akan menuju Kota Nabire.

Saat berada di lokasi kejadian, dari arah berlawanan ada pengendara sepeda motor yang melaju dengan kecepatan tinggi, menabrak tiga babi yang menyeberang jalan. Kemudian, korban membanting kemudi truk hingga keluar jalur demi menghindari pengendara sepeda motor.

“Nah, kendaraan yang beriringan dengan Yunus (korban) bergegas melaporkan kejadian ke pos Brimob dan polsek setempat. Makanya pas kejadian ada petugas,” katanya, Jumat (28/2).
Sementara itu, Sekretaris KKMSB Berau Ilyas Mahmud meminta kasus tersebut dapat diusut tuntas, dan pelaku penganiayaan diproses sesuai hukum.

“Jangan sampai kasus ini jadi konflik horizontal lebih meluas di kemudian hari,” ujarnya.

Dia juga berharap kejadian itu tak menyulut emosi warga Polewali Mandar, khususnya di Papua. Bagaimanapun, kata dia, kasus tersebut sudah ditangani Polda Papua. */JUN/REY

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*