Dua Hari Beruntun Truk Terjungkal, Dishub: Muatan Berlebih Jadi Sebab Utama

Ruas Jalan S Parman macet parah pada Minggu (15/3) pagi. Kemacetan terjadi akibat mobil muatan terbalik. Lalu menutup seluruh badan jalan. (IKWAL/DISWAY KALTIM)

Bontang, DiswayKaltim.com – Mobil gagal menanjak di ruas Jalan S Parman beruntun terjadi dalam dua hari terakhir. Mobil jenis truk sarat muatan gagal menanjak. Pada Sabtu (14/3/2020), truk yang memuat besi terjungkal. Bahkan muatan keluar dari bak truk hingga menyentuh aspal.

Selang sehari, Minggu (15/3/2020), giliran truk yang memuat drum berisi bahan kimia terbalik. Kendaraan tak mampu menanjak dan terbalik menutup seluruh badan jalan.

Kemacetan parah terjadi akibat insiden ini. Akses utama masuk Kota Bontang lumpuh. Beberapa kendaraan terjebak macet berjam-jam. “Dari jam 6 pagi pak,” ujar Suyatmo, saksi mata saat ditanya Disway sekitar pukul 8.30 WITA di lokasi.

Kemacetan terurai setelah polisi mengerahkan kendaraan hidrolik untuk menggeser mobil terbalik. Kasat Lantas Polres Bontang AKP Imam Syafii mengatakan, penyebab kendaraan gagal menanjak akibat muatan yang berlebih. “Iya mas. Mogok saat menanjak,” ungkap Kasat Imam kepada wartawan.

Dihubungi terpisah, Kepala Bidang Angkutan dan Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bontang Ikhwan Agus membenarkan kejadian gagal tanjak akibat muatan berlebih.

“Memang sering di situ. Tidak ada masalah dengan lalu lintas (tanjakan tinggi). Tapi karena muatannya yang over weight dan over dimension,” ungkap Ikhwan.

Muatan berlebih kendaraan angkutan menjadi penyebab insiden di jalan raya. Dishub Bontang mewanti-wanti kendaraan muatan berlebih bakal disanksi.

Penertiban kendaraan over muatan mulai dilakukan tahun ini. Pemilik kendaraan yang didapati mengangkut beban melebihi kapasitasnya bakal masuk daftar hitam.

“Tidak akan kami berikan izinnya untuk uji KIR,” ujar Ikhwan. Pihaknya pun bakal berkoordinasi dengan Polantas Bontang untuk menindak pelanggar mobil muatan berlebih. (wal/qn)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*