Monitor 113 Orang dari Wilayah Terjangkit

Walikota Bontang Neni Moerniaeni didampingi pegawai Dinas Kesehatan menggelar jumpa pers soal

Bontang, DiswayKaltim.com – Pemkot Bontang menerima laporan 113 orang yang berasal dari wilayah terjangkit virus corona atau COVID-19.

Dari 113 orang tersebut, dua di antaranya masuk status Pasien Dengan Pengawasan (PDP) dan Orang Dengan Pemantauan (ODP).

Walikota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan, Pemkot Bontang telah membuka layanan call center (0811 5407 119). Setiap warga yang berasal dari wilayah terjangkit diminta untuk melapor.

“Hasilnya ada warga yang melapor ke kita berasal dari daerah yang terjangkit itu yang 113 orang,” ujar Neni saat menggelar press conference di Gedung BSC, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang, Kamis (19/3/2020) siang.

Banyak warga Bontang berasal dari wilayah terjangkit. Seperti sejumlah atlit dan official dari Bangkok, Thailand dan jamaah umrah dari Arab Saudi.

Mereka secara aktif melapor kepada petugas terkait riwayat perjalanan dan kondisi mereka. Neni mengatakan, tak seluruh pasien dengan gejala batuk dan pilek harus dirawat inap (opname).

“Kita periksa juga kriteria lainnya. Tapi kalau dari wilayah terjangkit dan alami gejala demam, batuk dan sesak nafas dianjurkan segera periksa,” kata Neni.

Sedangkan dua pasien di ruang isolasi COVID-19 di RSUD Bontang dikabarkan membaik. Bahkan salah satu pasien dengan status ODP diperbolehkan pulang ke rumah. Sementara pasien dengan status PDP masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium. (wal/qn)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*