Dua Orang Positif Corona di Bontang

 Bontang, DiswayKaltim.com – Mendengar kabar seorang warga Bontang yang dinyatakan positif terjangkit COVID-19. Yang sudah seminggu menetap di Bontang. Sempat berinteraksi ke berbagai tempat. Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni langsung melakukan penelusuran.

Hingga kemarin, dua orang pasien dari RSUD Bontang dinyatakan positif. Namun, salah satu pasien berasal dari Kutai Timur. Sebelumnya, ditetapkan sebagai Pasien Dengan Pengawasan (PDP). Sedangkan satu pasien lainnya berasal dari Bontang. Ia terjangkit virus corona pada saat menghadiri pertemuan di Jakarta.

“Total saat ini sudah ada 2 orang positif corona. Tapi 1 berasal dari Kutim. Sehingga Diskes Kaltim menghitung hanya 1 asal dari Bontang,” ujar Neni, saat menggelar press conference di Rujab Wali Kota, Senin(23/3) petang.

Neni menjelaskan, riwayat perjalanan pasien positif asal Bontang. Sang pasien memiliki hubungan interaksi dengan pasien asal Kutai Kartanegara (Kukar) yang dinyatakan positif corona. Pada 9 Maret lalu, pasien menghadiri pertemuan ke Jakarta. Kemudian, kembali bertolak dari Jakarta menuju Balikpapan pada 12 Maret.

Setiba dari Balikpapan langsung menuju Bontang menggunakan mobil sewa. Tiba di Bontang pada Jumat,13 Maret kemarin. Mulai beraktivitas bekerja di kantor selama sepekan. Pada 20 Maret, pasien masuk dalam daftar Orang Dalam Pemantauan (ODP). Kemudian, hasil pemeriksaan laboratorium dinyatakan positif pada hari ini, Senin, (23/3).

“Kami lakukan tracking dengan metode epidemiologi. Dengan siapa dia berinteraksi dan kemana saja,” ujar Neni.

Hasilnya, ada 7 orang yang masuk dalam daftar ODP. Tiga di antaranya harus menjalani karantina mandiri. Sedangkan 4 orang lainnya harus di karantina di RSUD Bontang. “Kalau yang karantina di RSUD, mereka yang pernah berinteraksi langsung dengan pasien positif corona,” ujar Neni.

Pun demikian, saat ini kondisi pasien positif corona masih stabil atau baik-baik saja. Informasi yang dihimpun Disway Kaltim, pasien positif Corona sempat mengunjungi sejumlah rumah makan di Bontang. Selain itu, ia juga sempat berbelanja kebutuhan hari-hari di pusat perbelanjaan. (wal/dah)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*