Pemain Persiba tetap wajib menjalani latihan di kampung halaman dengan mengirimkan rekaman video ke pelatih. (Rayhan/ MO PERSIBA)

Balikpapan, DiswayKaltim.com- Penyebaran virus corona atau COVID-19 di tanah air membuat PSSI menghentikan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 dengan jangka waktu yang cukup panjang. Jika keadaan membaik, kompetisi digulirkan kembali Juli 2020 mendatang.

Situasi tersebut harus diterima semua klub. Persiba pun mengambil langkah meliburkan tim sejak Minggu (29/3/2020) lalu. Hanya pemain asal Papua saja yang masih berada di Balikpapan lantaran Bandara Sentani, Jayapura masih ditutup hingga 9 April.

Kendati demikian, pemain Persiba tetap harus menjalani latihan. Diliburkan bukan berarti pemain bisa bersantai-santai. Latihan secara mandiri wajib dilakukan pemain di kampung halaman mereka, mengingat tim pelatih sudah memberikan menu latihan.

“Sudah diberikan menu latihan oleh tim pelatih selama libur ini. Mulai dari speed, strong dan endurance,” ujar Sekretaris Tim Persiba Rahmad Sumanjaya, Senin (30/3/2020).

Pemantauan pun dilakukan tim pelatih dengan mewajibkan pemain mengirim video latihan. Masalahnya selain untuk persiapan jika kompetisi digulirkan kembali, pemain mesti dalam kondisi bugar.

Apalagi saat ini wabah virus corona semakin mengkhawatirkan. Tim dokter dan manajemen Persiba selalu mengingatkan pemain untuk menjaga kesehatan. Terlebih mereka yang tinggal di zona merah virus corona.

“Tim dokter sudah briefing dan selalu mengingatkan lewat grup WhatssApp Persiba,” tambah Rahmad. (fdl2)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*