Bantuan Tidak Merata, Alif Turiadi: Jangan Ada Masyarakat Kelaparan

Alif Turiadi saat menemui Ketua RT 17 yang mengeluhkan warganya yang tidak mendapatkan bantuan dari Pemkab Kukar. (Rafii/DiswayKaltim)

===================

KUKAR, Diswaykaltim.com – Pembagian sembako bagi masyarakat terdampak COVID-19 rupanya belum merata. Masih banyak  yang mestinya merasakan bantuan dari Pemkab Kukar, justru terlewati pembagiannya.

Seperti salah satu warga RT 017 Desa Sei Meriam Kecamatan Anggana, Kukar Syamsudin. Dirinya bersama enam warga lainnya yang sempat didata oleh Ketua RT 017, diketahui dicoret dari daftar nama penerima.

Bahkan yang seharusnya mendapat paket sembako lengkap, malah tidak mendapatkan beras. Hanya mendapatkan bahan sembako lainnya saja.

“Ada tujuh orang (yang tidak menerima beras),” ujar Syamsudin pada Disway Kaltim, Minggu (17/5/2020) lalu.

Sementara itu, Ketua RT 017 Desa Sei Meriam Arbain membenarkan hal tersebut. Tujuh nama yang tidak mendapatkan bantuan ini sebelumnya telah ia data dan diserahkan. Namun nama-nama yang ada didata tersebut dicoret oleh pihak perangkat desa.

“Data bantuan dari pemkab dicoret oleh kepala dusun,” ujar Arbain.

Mendapati hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Kukar Alif Turiadi berharap hal ini seperti tidak terjadi lagi. Pemerintah sebaiknya tidak pandang bulu terhadap warga yang memang memerlukan bantuan terkait COVID-19. “Karena saya tidak ingin ada masyarakat Kukar ini yang kelaparan akibat COVID-19,” ujar Alif.

Dengan kejadian ini, tentunya menjadi catatan buruk. Dan harus segera dibenahi secepatnya. Karena baik itu warga pendatang maupun warga asli, mereka semua merupakan masyarakat yang terdampak. Sehingga wajib bagi pemerintah untuk turun tangan dalam permasalahan ini. Salah satunya turut memberikan bantuan sembako tersebut. (adv/mrf/boy)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*