Lima Kecamatan di Kukar Kebanjiran, Enam Rumah di Desa Makarti Roboh

Petugas Polsek Marangkayu saat mendokumentasikan situasi banjir di Desa Makarti, Kecamatan Marangkayu, Kukar, Jumat (22/5/2020) pagi. (ist)

=============

Kukar, Diswaykaltim.com – Jelang Idulfitri 1441 Hijriyah. Sejumlah wilayah di Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim) mengalami musibah banjir dan tanah longsor. Akibat guyuran hujan dengan itensitas tinggi sejak Jumat (22/5/2020) dinihari.

Seperti halnya di KM 78 Desa Makarti, Kecamatan Marangkayu. Akibat hujan sejak pukul 01.45 WITA. Kawasan tersebut mengalami banjir hingga lutut orang dewasa. Hingga menyebabkan enam rumah warga roboh dan rusak berat.

“Ada enam rumah rusak berat atau roboh,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar Marsidik saat dihubungi Disway Kaltim, Jumat (22/5/2020).

Enam rumah tersebut berada di RT 03 dan RT 06. Yakni milik Dadang (warga RT 03), Aseng (warga RT 03), Junairi (warga RT 03), Ruhani (warga RT 06), Sariatun (warga RT 03), Safarudin (warga RT 3), dan Herman (warga RT 03).Marsidik menyebut keenam korban tersebut tidak sempat menyelamatkan harta benda maupun pakaian saat kejadian. “Untuk sementara korban mengungsi di masjid dan sebagian ada yang berdiam dirumah keluarga masing-masing,” lanjutnya.

Ia mengatakan, saat ini telah menurunkan personel BPBD Kukar langsung ke tempat kejadian. Untuk mengevakuasi masyarakat yang terjebak dalam banjir di Desa Makarti tersebut.

Total ada lima kecamatan yang mengalami musibah banjir. Yakni Kecamatan Marangkayu (Desa Makarti dan Desa Perangat Selatan), Kecamatan Tenggarong Seberang (Desa Bangun Rejo dan Desa Bukit Pariaman), Kecamatan Sebulu (Desa Sumber Sari), Kecamatan Tenggarong (Kelurahan Baru), Kecamatan Muara Badak (Desa Tanah Datar).

Sementara yang mengalami bencana tanah longsor ada sebanyak dua kecamatan. Yakni Kecamatan Sebulu (Desa Giri Agung) dan Kecamatan Tenggarong Seberang (Desa Bhuana Jaya).

Dan melihat situasi dan kondisi dilapangan, apabila kembali turun hujan dengan intensitas yang tinggi. BPBD telah menyiapkan seluruh regu Satgas Rescue. Untuk menyelamatkan kelompok masyarakat kelompok rentan, seperti Lansia, balita, ibu hamil dan dan orang sakit. (mrf/byu)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*