Islamic Center Balikpapan dan Masjid Istiqomah Tidak Salat Id

Damuri. (Ryan/Disway)

Balikpapan, diswaykaltim – Pemkot telah mengimbau agar seluruh masjid tidak menggelar salat Idul Fitri Tahun 1441 Hijriah, yang jatuh bertepatan pada hari Minggu (24/5).

Imbauan itu meluncur bersama surat edaran tanpa menyebut adanya sanksi bagi masjid yang masih ingin menggelar salat berjamaah di hari raya.

Meski begitu, setidaknya sudah ada dua masjid yang memastikan dan sepakat mengikuti anjuran pemerintah. Antara lain Masjid Istiqamah Balikpapan, dan Masjid Madinatul Iman, Balikpapan Islamic Center (BIC).

Kepala Sekretariat Masjid Madinatul Iman, BIC Damuri mengatakan, tidak akan ada kegiatan pada hari raya. Masjid terbesar di Kota Minyak ini akan ditutup sementara.

Ia mengaku sudah meneruskan imbauan kepada para jamaah yang sering beribadah di Islamic Center, agar tahun ini bisa melaksanakan salat Idul Fitri di rumah masing-masing, dengan keluarga inti. “Kita mengikuti anjuran pemerintah,” ujarnya, Sabtu (23/5).

Imbauan ini juga berlaku bagi pengurus masjid. Damuri menyebut ada sekitar 40 orang pengurus. Sebagian pengurus tetap bertugas pada hari raya, namun mereka semua tetap dianjurkan untuk beribadah di rumah masing-masing. “Tapi selama ini masjid tetap melaksanakan azan salat fardu,” ungkapnya.

Ia menilai imbauan pemerintah sudah tepat. Sebab kondisi saat ini tidak memungkinkan bagi pengurus masjid untuk menjamin kesehatan seluruh jamaah yang akan ikut dalam pelaksanaan ibadah.

Damuri menyebut kapasitas masjid ini bisa menampung sekitar 30 ribu orang. Sehingga akan sangat sulit menjalankan protokol kesehatan dengan jumlah jemaah yang sebanyak itu. “Salat Jumat saja biasanya ada 2 ribu sampai 4 ribu jamaah,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Sekretaris Panitia Ramadan Masjid Istiqomah Balikpapan Burhanuddin. Ia mengatakan keputusan Dewan Kesejahteraan Masjid (DKM) Masjid Istiqomah sudah sepakat tidak akan menggelar salat Idul Fitri berjamaah.

Masjid Istiqomah adalah salahsatu masjid terbesar di Balikpapan selain Masjid Madinatul BIC. Setiap tahunnya, warga berjubel memenuhi area masjid. Sangking banyaknya, setiap tahun pula panitia Ramadan harus mengalihfungsikan Lapangan Merdeka menjadi sarana beribadah. “Sangat terasa perbedaannya,” ungkapnya.

Meski begitu, Burhanuddin menyebut panitia Ramadan tahun ini tetap bekerja, namun lebih menekankan pada hal-hal yang bersifat physical distancing dan menerapkan protokol kesehatan. “Kita tetap menyiarkan dakwah secara daring dan melalui media kami sendiri,” ungkapnya.

Untuk memaksimalkan Ramadan tahun ini, pihaknya berusaha untuk lebih banyak berbagi sembako kepada warga terdampak. “Kita tetap bagikan sembako di hari lebaran,” imbuhnya.

Menurutnya, Ramadan tahun ini bisa jadi refleksi bagi umat muslim di Balikpapan, agar lebih meningkatkan ibadahnya masing-masing.

Ia sendiri mengaku sedang berlatih menjadi imam dalam pelaksanaan salat Idul Fitri di rumahnya sendiri. Bersama dua anak dan seorang istri. “Kita doakan supaya keadaan lekas membaik,” pungkasnya. (ryn/hdd)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*