Tambahan Kasus Tak Pengaruhi Normal Baru di Bontang

Kepala Dinas Kesehatan Bontang Bahauddin. (Ikwal/Disway Kaltim)

BONTANG, DiswayKaltim.com — Tambahan kasus positif COVID-19 di dipastikan tak memengaruhi penerapan new normal.

Pemerintah beralasan penerapan kenormalan baru merupakan kebijakan pusat. Normal baru pun ditujukan agar roda ekonomi tetap berjalan selama pandemi COVID-19.

“Iya tidak berpengaruh adanya tambahan kasus positif,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Bontang, Bahauddin, Jumat (5/6).

Dia melanjutkan, selama masa kenormalan baru setiap warga diminta beradaptasi. Adaptasi yang dimaksud yakni menerapkan protokol kesehatan secara ketat selama beraktivitas.

Kewaspadaan tinggi tetap berlaku. Pandemi COVID-19 belum berakhir hingga sekarang. Untuk itu, masyarakat diminta tetap waspada.

“Ada atau pun tidak ada tambahan masyarakat tetap harus waspada,” tegasnya.

Tambahan kasus 13-Btg menjadi catatan bagi Dinas Kesehatan Bontang. Pasalnya, kasus ini cukup rumit lantaran si pasien diketahui tak pernah keluar daerah.

Namun, Dinas Kesehatan belum berani menyimpulkan kasus ini merupakan kejadian perdana transmisi lokal COVID-19 di Bontang.

“Kita ingin menganalisis lebih dalam lagi karena dia karyawan, dan banyak unit-unit usaha (interaksi),” ungkap Bahauddin.  Hasil dari penelusuran 13-Btg inipun menambah jumlah daftar Orang Tanpa Gejala (OTG) di Bontang.

Dari laporan Dinas Kesehatan jumlah orang tanpa gejala (OTG) sampai, Jumat (5/6), sebanyak 166 orang. Ada tambahan 9 orang dari hari sebelumnya. Hasil tracing kontak erat dengan pasien 13-Btg ada 7 orang yang kini menjalani isolasi mandiri. (wal/eny)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*