30 Orang Tewas dalam Serangan Militer Sebuah Desa di Mali

Ilustrasi serangan militer di Mali. (Int)
Ilustrasi serangan militer di Mali. (Int)

Bamako, Diswaykaltim.com – Desa Binedama di wilayah Mopti, Mali Tengah, menjadi target serangan militer pada Jumat (5/6/2020).

Orang-orang bersenjata berpakaian seragam militer menyerang sebuah desa yang mayoritas dihuni para penggembala itu. Penyerangan ini menewaskan sedikitnya 20 orang.

Fulani, penggembala semi-nomaden yang hadir di seluruh Afrika Barat, telah dituduh oleh komunitas tani saingannya mendukung kelompok-kelompok jihadis lokal. Hal ini menjadikan mereka sasaran kekerasan. Main hakim sendiri etnis.

Wali Kota Komune Bankass Moulaye Guindo mengatakan, antara 20 dan 30 orang dibunuh oleh orang-orang yang menggunakan pakaian militer.

Sementara itu, Asosiasi Fulani Tabital Pulaaku menyebut 29 orang tewas. Termasuk seorang gadis berusia 9 tahun.

Ia menyalahkan tentara Mali atas serangan tersebut. Yang katanya mengepung desa dengan truk pikap sebelum membunuh penduduk desa dan membakar rumah.

“Para korban semuanya berasal dari penduduk sipil yang damai. Yang tidak melakukan kejahatan apa pun kecuali identitas etnis mereka,” kata Tabital Pulaaku dalam sebuah pernyataan.

Juru bicara militer Mali tidak menanggapi permintaan komentar atas serangan tersebut. (dtk/qn)

Sumber: https://news.detik.com/internasional/d-5043614/kelompok-berseragam-militer-serang-desa-di-mali-20-orang-tewas?tag_from=wp_nhl_1

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*